Dealer Resmi Toyota Pusat Palembang Terbesar & Terlengkap Di SUMSEL

Bunyi berdecit pada rem mobil kerap membuat pengemudi khawatir. Meski sering dianggap sepele, suara ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pengereman yang perlu segera diperiksa. Penyebab paling sederhana dari bunyi decit pada rem adalah kotoran yang menumpuk di area cakram atau kaliper.
Dijelaskan oleh Kompas.com, selain faktor kotoran, ada beberapa penyebab lain yang juga perlu diwaspadai. Apa sajakah itu? Berikut ini beberapa sebab rem mobil berbunyi ketika digunakan yang wajib Anda ketahui:
Jika hal ini terjadi akan menyebabkan piringan cakram rem sering bergesekan dengan pelat penjepit kampas rem. Akibat gesekan tersebut akan menyebabkan gesekan besi menjadi sering terdengar saat pedal rem diinajk.
Penyebabnya adalah kampas rem dan teromol yang sering bergesekan secara berulang kali sehingga permukaan menjadi kurang rata. Selain menimbulkan bunyi yang kurang mengenakkan, cakram dan tromol tersebut akan membuat mobil bergetar ketika pengeraman.
Semakin sering mobil digunakan peluang untuk rem kotor semakin besar terutama saat hujan. Jalanan basah membuat debu dan kotoran mengeras kemudian membentuk lapisan tipis yang melekat pada permukaan kampas rem dan cakram.
Efeknya saat rem tersebut diinjak tidak akan bisa berfungsi dengan mulus bahkan bisa menyebabkan suara yang cukup berisik. Agar rem tidak berbunyi dan bisa berfungsi sebagaimana mestinya, Anda bisa membersihkan dengan cairan khusus pembersih rem.
Untuk hasil maksimal, ada baiknya Anda melakukannya di bengkel resmi Toyota sehingga ketika ada masalah lainnya bisa segera diperbaiki. Sekaligus melakukan pengecekan komponen lain rem mobil, termasuk cairan rem.
Sistem rem macet disebabkan oleh piston rem yang sudah mengalami kerusakan sehingga tidak bisa bergerak dengan baik. Hal itu menyebabkan saat rem dipijak, kampas tidak akan bisa melakukan penekanan dengan baik.
Sistem rem yang macet juga akan menyebabkan mobil terasa berat karena piston tidak bisa kembali ke posisi semula. Hal ini juga berbahaya karena bisa membuat rem overheat hingga akhirnya malfungsi alias rem blong.
Oli yang menetes tidak hanya mengganggu pengereman, namun juga bisa menimbulkan bunyi berdecit. Hal itu dikarenakan oli bisa membuat kampas dan disc brake menjadi lebih licin ketika bergesekan. Untuk mengatasinya selalu rutin cek oli mobil supaya tidak bocor dan merembes kemana-mana.
Selain itu, rem yang basah atau lembap bisa pula memicu suara kurang nyaman. Misalnya setelah mencuci mobil atau melewati genangan air, juga bisa menimbulkan bunyi decit sementara. Meski biasanya akan hilang setelah beberapa kali pengereman, kondisi ini tetap perlu diperhatikan.
Faktor lain yang sering luput adalah kurangnya pelumasan pada komponen mekanis rem, seperti pin kaliper. Jika bagian ini kering, gesekan antar logam bisa menimbulkan suara derit. Servis berkala di bengkel resmi Toyota akan memastikan rem selalu dalam kondisi prima dan bebas suara berdecit.
Memahami Sistem Transmisi Otomatis Sebelum mempelajari cara menggunakan transmisi otomatis, penting untuk memahami bagaimana sistem ini bekerja. Transmisi otomatis berfungsi menyesuaikan perpindahan gigi secara otomatis berdasarkan kecepatan kendaraan dan tekanan pedal gas. Tidak seperti transmisi manual yang membutuhkan kopling, transmisi... selengkapnya
TMO Lubricant didesain khusus untuk mobil Toyota Anda. Pelumas ini dirancang untuk mempertahankan viskositas dan stabilitas pada berbagai suhu operasional. Selain oli atau pelumas mesin, TMO juga memiliki produk chemical atau cairan perawatan mobil. TMO Lubricant dan TMO Chemical dibuat... selengkapnya
Pemerintah Indonesia melakukan perubahan skema pajak, yakni kebijakan perubahan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), termasuk untuk kendaraan bermotor. Insentif khusus diberikan untuk kendaraan listrik dan hybrid sehingga pelanggan mendapatkan peluang membelinya dengan harga lebih terjangkau. Skema Insentif PPnBM Kendaraan... selengkapnya
Belum ada komentar