Dealer Resmi Toyota Palembang Terbesar & Terlengkap Di SUMSEL


Peristiwa pecah ban masih sering terjadi, bahkan kerap diikuti dengan kecelakaan fatal. Dikutip dari Kompas.com, tidak sedikit pengemudi yang mengalami pecah ban mengalami panik dan langsung menginjak pedal rem dengan keras supaya bisa menghentikan laju mobil hybrid Toyota Anda.
Padahal, menginjak langsung pedal rem saat ban mobil pecah dan posisi kendaraan melaju kencang bisa mengakibatkan kecelakaan yang lebih serius. Untuk itu, perlu pengetahuan pengoperasian kendaraan saat kondisi darurat.
Paling penting dan wajib diingat, tidak boleh langsung injak pedal rem karena sudah ada engine brake yang akan memperlambat laju mobil. Seiring momentum, kecepatan mobil akan berkurang dengan sendirinya. Sehingga, Anda hanya perlu memastikan pedal gas, kopling, dan rem tidak diinjak.
Selain tidak menginjak pedal rem bagaimanapun situasinya, tahan kemudi lurus ke arah depan. Biasanya, mobil akan meluncur ke arah ban yang pecah sehingga pengemudi cenderung ingin menginjak pedal rem supaya dapat mengendalikan mobil.
Karena itu, perhatikan ban yang pecah. Termasuk pula perhatikan jenis mobil apa yang dikendarai. Mobil jenis MPV dan SUV dengan tubuh dan ground clearance tinggi lebih sulit dikendalikan. Karena itu, selalu patuh batas kecepatan maksimal supaya tidak overspeed ketika ban pecah.
Jika ban depan, kemudi harus ditahan lurus ke depan lebih kuat karena mobil akan tertarik ke arah ban yang pecah. Ban belakang yang pecah relatif dapat dikendalikan karena kontrol tetap ada di ban depan. Jangan pernah membelokkan setir ke arah berlawanan yang akan membuat mobil terpelanting dan berisiko terbalik.
Ketika pedal rem diinjak, maka roda akan cenderung mengunci sementara karakter ban mobil lunak sehingga dapat menyebabkan mobil terguling dan memperparah risiko. Ketika situasi mulai terkendali, aktifkan lampu sein kiri dan arahkan kendaraan ke lajur kiri jalan tol secara perlahan.
Saat mobil sudah berada di kecepatan sekitar 40 km/jam dan bisa dikendalikan, pelan-pelan arahkan kemudi ke arah bahu jalan. Terus pantau kondisi di belakang untuk memastikan tidak ada mobil lain yang melaju kencang. Ketika sudah cukup lambat, masuk ke bahu jalan dan biarkan mobil berhenti dengan sendirinya.
Liburan adalah momen penting untuk mempererat hubungan dengan orang-orang terdekat, terutama ketika dilakukan dengan perjalanan darat menggunakan mobil. Banyak keluarga memilih road trip karena lebih fleksibel, hemat, dan memungkinkan menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan. Dengan mempersiapkan ide liburan bersama keluarga... selengkapnya
Berkendara di jalan tol memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan jalan umum. Kecepatan kendaraan yang lebih tinggi, jalur yang panjang, serta minimnya persimpangan membuat pengemudi perlu memiliki pemahaman khusus agar tetap aman. Oleh karena itu, memahami aturan berkendara aman di jalan... selengkapnya
Hilux Rangga merupakan solusi mobilitas baru yang serbaguna dan andal, tangguh, lincah, dan produktif untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis, hingga lifestyle. Bonnet diyakini lebih aman ketimbang pikap dengan mesin di bawah tempat duduk depan, selain lebih nyaman karena tidak ada... selengkapnya
Belum ada komentar