HUBUNGI SALES RESMI DEALER TOYOTA PALEMBANG DICKY TELP 0823-0662-2000 ATAU WA 0823-0662-2000 INFO PROMO TOYOTA TERBAIK WILAYAH PALEMBANG & SEKITARNYA. INFO TEST DRIVE, CASHBACK, DISKON, UPDATE HARGA TERBARU, KREDIT DP & CICILAN RINGAN NEGO SAMPAI JADI.
Beranda » Artikel Toyota » Jangan Pernah Injak Pedal Rem Saat Ban Mobil Hybrid Toyota Pecah, Ini Alasan dan Solusinya

Jangan Pernah Injak Pedal Rem Saat Ban Mobil Hybrid Toyota Pecah, Ini Alasan dan Solusinya

Dipublish pada 15 July 2024 | Dilihat sebanyak 714 kali | Kategori: Artikel Toyota

Peristiwa pecah ban masih sering terjadi, bahkan kerap diikuti dengan kecelakaan fatal. Dikutip dari Kompas.com, tidak sedikit pengemudi yang mengalami pecah ban mengalami panik dan langsung menginjak pedal rem dengan keras supaya bisa menghentikan laju mobil hybrid Toyota Anda.

Padahal, menginjak langsung pedal rem saat ban mobil pecah dan posisi kendaraan melaju kencang bisa mengakibatkan kecelakaan yang lebih serius. Untuk itu, perlu pengetahuan pengoperasian kendaraan saat kondisi darurat.

Paling penting dan wajib diingat, tidak boleh langsung injak pedal rem karena sudah ada engine brake yang akan memperlambat laju mobil. Seiring momentum, kecepatan mobil akan berkurang dengan sendirinya. Sehingga, Anda hanya perlu memastikan pedal gas, kopling, dan rem tidak diinjak.

Selain tidak menginjak pedal rem bagaimanapun situasinya, tahan kemudi lurus ke arah depan. Biasanya, mobil akan meluncur ke arah ban yang pecah sehingga pengemudi cenderung ingin menginjak pedal rem supaya dapat mengendalikan mobil.

Karena itu, perhatikan ban yang pecah. Termasuk pula perhatikan jenis mobil apa yang dikendarai. Mobil jenis MPV dan SUV dengan tubuh dan ground clearance tinggi lebih sulit dikendalikan. Karena itu, selalu patuh batas kecepatan maksimal supaya tidak overspeed ketika ban pecah.

Jika ban depan, kemudi harus ditahan lurus ke depan lebih kuat karena mobil akan tertarik ke arah ban yang pecah. Ban belakang yang pecah relatif dapat dikendalikan karena kontrol tetap ada di ban depan. Jangan pernah membelokkan setir ke arah berlawanan yang akan membuat mobil terpelanting dan berisiko terbalik.

Ketika pedal rem diinjak, maka roda akan cenderung mengunci sementara karakter ban mobil lunak sehingga dapat menyebabkan mobil terguling dan memperparah risiko. Ketika situasi mulai terkendali, aktifkan lampu sein kiri dan arahkan kendaraan ke lajur kiri jalan tol secara perlahan.

Saat mobil sudah berada di kecepatan sekitar 40 km/jam dan bisa dikendalikan, pelan-pelan arahkan kemudi ke arah bahu jalan. Terus pantau kondisi di belakang untuk memastikan tidak ada mobil lain yang melaju kencang. Ketika sudah cukup lambat, masuk ke bahu jalan dan biarkan mobil berhenti dengan sendirinya.

 

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Lainnya

IIMS 2026: New Veloz Hybrid EV Siap Pikat Calon Pelanggan, Ini Daftar Dukungan Toyota Terhadap Pemilik Kendaraan Elektrifikasi

Dipublish pada 11 February 2026 | Dilihat sebanyak 355 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta (5–15 Februari 2026), Toyota secara resmi meluncurkan jajaran line-up Hybrid EV terbaru yang lebih terjangkau yaitu, New Vios Hybrid EV, New Yaris Cross G Hybrid EV,... selengkapnya

Promo Super Easy Calya

Dipublish pada 26 September 2023 | Dilihat sebanyak 827 kali | Kategori: Promo, Uncategorized

Hai AutoFamily! Memiliki Toyota Calya kini lebih mudah dengan berbagai pilihan progam dari Auto2000. Mulai Cicilan Ringan dari Rp 3 Jutaan/bulan, DP mulai Rp 30 Jutaan atau DP Ringan mulai 15%. Dapatkan juga perawatan mobil menyeluruh dengan Free biaya Jasa Servis selama 3... selengkapnya

Belajar Kembali Fungsi dan Cara Kerja Crumple Zone di Mobil Hybrid Toyota, Pastikan Memakai Seat Belt Untuk Melindungi Diri Saat Kecelakaan

Dipublish pada 10 July 2024 | Dilihat sebanyak 741 kali | Kategori: Artikel Toyota

Saat mengalami tabrakan, sasis bagian depan atau belakang mobil akan lebih mudah remuk. Bukan tanpa sebab, keadaan ini merupakan bagian dari teknologi keselamatan yang disematkan pada mobil untuk mengurangi fatalitas kecelakaan bagi pengemudi dan penumpang. Bagian pada sasis depan dan... selengkapnya

Dicky Irawan
Senior Sales Executive