Dealer Resmi Toyota Palembang Terbesar & Terlengkap Di SUMSEL

Di era peralihan mobil dengan bahan bakar minyak ke era mobil elektrifikasi saat ini calon pembeli kendaraan dihadapkan dengan dua pertanyaan.
Mebeli mobil hybrid atau membeli mobil listrik?
Tentu ada kelebihan dan kekurangan di antara dua jenis mobil listrik tersebut.
Mobil hybrid adalah kendaraan yang masih menggunakan dua jenis mesin.
Kendaraan ini menggabungkan motor listrik dan motor dengan bahan bakar minyak.
Sementara mobil listrik sepenuhnya mengandalkan motor listrik.
Di era peralihan seperti saat ini, akan lebih aman dan nyaman jika memilih kendaraan hybrid.
Berikut ini alasan kenapa saat ini lebih baik memilih mobil hybrid daripada listrik.
Melihat kondisi yang ada sekarang, fasilitas SPKLU atau stasiun pengisian listrik umum hanya terdapat di kota besar.
Jumlahnya juga belum tersebar luas seperti halnya SPBU.
Di wilayah Banyusin dan Musi Banyuasin misalnya, data dari PLN Palembang Sumsel, di wilayah Banyuasin dan Musi Banyuasin tidak ada titik SPKLU.
SPKLU itu ada di PLN SUMSEL, SPKLU rest area 379A, res area 519A, rest area 519B, rest area 389B, SPKLU PLN Prabumulih, SPKLU Muara Enim, dan SPKLU UID Palembang Sumsel.
Berdasarkan hasil uji coba LPEM FEB UI, efisiensi kendaraan hybrid sama baiknya dengan mobil listrik murni saat dipakai di kawasan perkotaan.
“Selama simulasi, BBM-nya terpakai kecil banget dan digerakkan oleh baterainya,” ujar Riyanto, Peneliti Senior LPEM FEB UI, sebagaimana dikutip dari Kompas.
Hingga saat ini mobil dengan penggerak motor listrik harganya masih lebih mahal dari kendaraan hybrid.
Sebagai contoh misalnya mobil SUV Toyota Corolla Cross Hybrid dibanderol dengan harga Rp 548,3 juta.
Sementara mobil listrik yang berada di kelasnya dibanderol Rp 718 juta.
Selisih harga keduanya cukup jauh.
Sejauh ini mobil listrik yang dijual di Indonesia masih terbatas dan harganya mahal.
Ini karena ekosistemnya belum mendukung.
Hingga saat ini jarak tempuh terjauh mobil listrik dari baterai penuh hingga nol di angka 450-an kilometer.
Dengan jumlah SPKLU yang terbatas jelas itu akan menghambat mobilitas.
Sementara budaya masyarakat Indonesia masih senang berpergian jauh mengendarai mobil, terlebih setelah tol trans Jawa dan Sumatera perlahan mulai terhubung.
Melihat hal itu, mobil listrik hanya cocok untuk mereka yang berencana memiliki mobil kedua.
Kendaraan listrik digunakan untuk dalam kota, dan BBM digunakan untuk luar kota.
Jika demikian akan lebih efisien menggunakan mobil Hybrid bukan?
Itu tadi empat alasan kenapa memilih mobil Hybrid dibanding mobil listrik.
Sebagai tambahan informasi, Toyota Palembang memiliki beberapa line up mobil Hybrid yang siap mengaspal di Palembang dan sekitarnya
Berikut ini daftar mobil hybrid Toyota Auto2000 Tanjung Api Api
SUV perkotaan ini mengandalkan unit 2ZR-FXE 1.800 cc 4 silinder Dual VVT-i dengan power 100 ps dikombinasi motor listrik dengan power 36 ps.
Corolla Cross diklaim lebih efisien 62 persen dibandingkan mesin konvensional yang masih sepenuhnya mengandalkan motor bakar.
Hal ini membuat mobil hybrid Toyota jarang bertandang ke pom bensin untuk mengisi BBM.
Banyak orang menganggap mobil listrik akan kehilangan unsur fun to drive.
Namun faktanya mobil hybrid Toyota seperti All New Corolla Cross begitu menyenangkan saat dikendarai.
Toyota C-HR Hybrid dipasarkan dalam dua tipe: single dan dual tone yang masing-masing dibanderol Rp 523,350 juta dan Rp 524,850 juta.
Mobil ini menjadi model hybrid terlaris yang dijual Toyota Astra Motor (TAM).
Toyota New C-HR Hybrid kini dilengkapi dengan teknologi keselamatan Toyota Safety Sense (TSS) untuk memberikan keamanan yang lebih optimal kepada pelanggan.
Toyota memberikan penyegaran pada salah satu sedan premiumnya, yakni Camry Hybrid.
Namun, bukan hanya penyegaran yang ditawarkan, ada juga edisi spesial yang ikut diluncurkan.
Sedan terbaru ini hadir dengan mesin hybrid yang lebih bertenaga.
Tenaga tersebut didapat berkat beberapa penyempurnaan.
Toyota melakukan revisi pada sistem kelistrikannya.
Bagian Power Control Unit (PCU) dan transaxle motor elektrik didesain ulang.
Baterai lithium-ion juga jadi andalan sekarang.
Hasilnya, mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga hingga 194 tk. Sementara sebelumnya, tenaganya hanya 96 tk.
Kemampuan akselerasinya untuk 0-100 kilometer per jam diklaim dapat ditempuh dalam 7,5 detik.
Lalu, yang paling penting adalah emisi yang dihasilkan. Corolla Altis Hybrid hanya menghasilkan emisi CO2 sebesar 107 g/km.
Jadi berminat bawa pulang yang mana?
PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emissions 2060 dengan menyediakan kendaraan elektrifikasi (xEV) jenis Battery Electric Vehicle (BEV) untuk digunakan oleh delegasi negara-negara dunia yang mengikuti perhelatan akbar World Water Forum (WWF)... selengkapnya
Buat Anda yang tengah melakukan perjalanan harus benar-benar waspada dan hati-hati, tidak hanya saat berkendara, namun ketika parkir kendaraan. Soalnya kini tidak hanya saat di jalan, modus kejahatan mobil terparkir juga marak terjadi. Mengingat kejahatan yang merugikan ini, sebaiknya Anda... selengkapnya
Multisolution karena bisa dipakai untuk mendukung berbagai usaha, Hilux Rangga merupakan satu-satunya Medium Pick Up yang memiliki bonnet alias hidung dan meletakkan mesin di bagian depan. Lebih aman dengan kap mesin, serta kabin nyaman dengan posisi duduk yang ergonomis. Hilux... selengkapnya
Belum ada komentar