Dealer Resmi Toyota Palembang Terbesar & Terlengkap Di SUMSEL
l
Saat ini upaya mengurangi konsumsi bensin menjadi kebutuhan banyak orang. Tujuannya adalah menekan biaya operasional supaya tidak memberatkan pemilik mobil. Langkahnya tidak terlalu sulit lantaran bisa Anda lakukan sendiri dalam aktivitas berkendara setiap hari.
Selain teknologi mesin, cara mengemudi juga berperan dalam menentukan konsumsi BBM. Dilansir dari JDToyota.co.id, langkah penting mengurangi konsumsi bensin adalah terkait teknik dan perilaku berkendara.
Tidak perlu memanaskan mesin sebelum jalan. Persiapkan semua kebutuhan seperti kartu etoll, dompet, ponsel, dan playlist audio sebelum mesin menyala. Cukup nyalakan mesin sekitar 15-30 detik untuk memastikan oli mesin sudah bersirkulasi dengan baik dan tidak ada indikator kerusakan menyala.
Hindari kebiasaan menyalakan mesin saat berhenti lama seperti di rest area jalan tol. Cari tempat parkir yang nyaman dan matikan mesin mobil. Terlihat tidak signifikan, tapi kalau diakumulasi penggunaan bensinnya akan terasa bedanya.
Berkendara dengan santai dan halus saat menginjak pedal gas dan biarkan mobil melaju dengan memanfaatkan momentum. Semakin sering dan dalam Anda menginjak pedal gas, konsumsi BBM akan semakin boros.
Terlalu dekat, Anda akan melakukan pengereman keras untuk mengurangi kecepatan sehingga butuh tenaga lebih besar untuk melaju. Tapi jarak yang terlalu jauh juga membuat Anda menekan pedal gas lebih dalam untuk menjaga posisi dengan mobil di depan sehingga boros bensin.
Mobil modern memiliki sistem komputer yang sanggup mengenali gaya berkendara dan memberikan masukan pada mesin mobil untuk menghasilkan output tenaga sesuai keinginan sopir. Jika Anda agresif, maka mesin akan memberikan output tenaga sesuai gaya tersebut.
Mobil dengan transmisi otomatis lebih mudah dalam penggantian gigi transmisi karena sudah diatur oleh komputer. Berkendaralah dengan halus agar gigi transmisi pindah di putaran mesin rendah, biasanya sekitar 2.000 rpm, bahkan bisa di bawah itu bila mesin mobil Anda besar.
Gunakan fitur mode berkendara dengan memilih opsi mode Eco. Termasuk menempatkan tuas transmisi di posisi normal dan tidak di mode Manual atau Sport. Pilihan ini sudah mengunci mobil agar tidak reaktif di jalan dan menghemat konsumsi BBM.
Bagi pengguna mobil dengan transmisi manual, pindahkan gigi di putaran mesin 2.000 rpm lebih sedikit. Mobil sudah mendapatkan gaya dorong yang cukup dan bisa memanfaatkan momentum saat melaju.
Jangan terlalu cepat menurunkan posisi gigi transmisi manual saat mengurangi kecepatan mobil. Biarkan sampai nyaris habis tenaganya, baru oper ke gigi lebih rendah. Kecuali Anda membutuhkan momentum seperti mau menanjak atau menyalip, transmisi bisa dipindah lebih cepat.
Jaga kesabaran di tengah jalan macet. Sering pindah lajur pasti memaksa diri untuk menekan pedal gas lebih dalam. Termasuk tidak terpancing untuk menekan pedal gas lebih dalam demi mempertahankan lajur dari kendaraan lain.
Pola berkendara agresif seperti pindah lajur seenaknya atau melakukan aksi bumper to bumper dengan mobil di depan malah membuat konsumsi bensin semakin boros. Berkendaralah sewajarnya sesuai kecepatan arus kendaraan saat itu.
Dilarang mengalihkan perhatian dari mengemudi seperti bermain ponsel yang membuat Anda lupa menjaga konsumsi bensin. Secara langsung Anda juga telah menerapkan prinsip safety driving demi keselamatan berkendara semua pengguna jalan.
Toyota memberikan solusi mobil hemat bensin dengan meluncurkan model bermesin hybrid. Kolaborasi antara motor bakar dan motor listrik sanggup membuat konsumsi bensin semakin irit. Selain tentunya ramah lingkungan karena emisinya sangat rendah.
Untuk sebagian besar keluarga Indonesia, harga adalah faktor utama sebelum mempertimbangkan teknologi maupun fitur. Dengan banderol di kisaran Rp 300 jutaan, New Veloz Hybrid EV merupakan salah satu mobil hybrid paling terjangkau yang dijual resmi di Indonesia.
MPV Hybrid ini menggunakan mesin 2NR-VEX dengan Series-Parallel Hybrid, dikendalikan oleh Toyota Hybrid System (THS) yang memberikan transisi berkendara halus, responsif, dan instan berkat kolaborasi dengan motor listrik.
Teknologi hybridnya telah ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan mobil 7-seater yang lebih menuntut performa lebih kuat, sehingga menghasilkan sistem hybrid yang lebih powerful, smooth, senyap, dan sangat efisien.
New Veloz Hybrid EV siap menemani perjalanan keluarga menjadi lebih efisien dengan konsumsi bahan bakar yang irit, 28,9 km/liter berdasarkan hasil test yang dilakukan Media GridOto. Catatan ini jelas sangat menghemat biaya operasional sehingga paling relevan dan mudah saat ini.
Mobil hybrid Toyota yang memperoleh insentif PPnBM 3% adalah Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV. Sebagai produk kebanggaan lokal, keduanya telah menjadi favorit masyarakat untuk menjalankan gaya hidup ramah lingkungan dengan cara yang paling relevan. Apa Itu Range... selengkapnya
TOYOTA GAZOO Racing (TGR) akan menampilkan GR Yaris Rally2 H2 Concept, mobil reli bermesin ICE dengan bahan bakar hidrogen di panggung Reli Finlandia 2025. Mempercepat upayanya untuk menciptakan mobil balap yang makin baik dan mewujudkan masyarakat netralitas karbon, Toyota telah... selengkapnya
Berkendara aman tidak hanya soal kemampuan mengemudi, tapi juga memahami lajur dan aturan lalu lintas yang berlaku. Dengan memahami cara memanfaatkan lajur dengan benar, perjalanan lebih nyaman dan risiko kecelakaan bisa diminimalkan. Artikel ini membahas tips dan panduan untuk menjaga... selengkapnya
Belum ada komentar