HUBUNGI SALES REKOMENDASI DEALER TOYOTA PALEMBANG DICKY TELP 0823-0662-2000 ATAU WA 0823-0662-2000 INFO PROMO TOYOTA TERBAIK WILAYAH PALEMBANG & SEKITARNYA. INFO TEST DRIVE, CASHBACK, DISKON, UPDATE HARGA TERBARU, KREDIT DP & CICILAN RINGAN NEGO SAMPAI JADI.
Beranda » Artikel Toyota » Bayar Pajak Tahunan STNK Tidak Perlu KTP Pemilik Lama, Bagaimana dengan Perpanjang 5 Tahunan?

Bayar Pajak Tahunan STNK Tidak Perlu KTP Pemilik Lama, Bagaimana dengan Perpanjang 5 Tahunan?

Dipublish pada 16 April 2026 | Dilihat sebanyak 538 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Perpanjangan STNK tahunan di Jawa Barat tak perlu lagi KTP pemilik lama. Hal itu ditegaskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam unggahan video di akun Instagramnya. Dikutip dari Detik.com, pemilik kendaraan yang mau bayar pajak hanya perlu membawa STNK saja tanpa disertai KTP pemilik lama.

Perlu digarisbawahi, dari pernyataan itu menghilangnya KTP dari persyaratan perpanjang STNK hanya berlaku untuk pembayaran pajak tahunan. Namun urusan syarat KTP asli saat perpanjangan STNK 5 tahunan tidak disebutkan.

Padahal, syarat KTP pemilik lama saat perpanjang STNK 5 tahunan justru yang sering kali dikeluhkan warga. Khususnya bagi pemilik kendaraan bekas, tidak semua pemilik lama mau meminjamkan KTP meski untuk kebutuhan perpanjangan STNK. 

Kalaupun mau tanpa KTP pemilik lama, satu-satunya cara perpanjang STNK 5 tahunan itu adalah dengan balik nama. Proses balik nama itu sendiri tak membutuhkan KTP pemilik lama. Saat balik nama, hanya dibutuhkan KTP pemilik barunya. Berikut syarat balik nama kendaraan:

Syarat Balik Nama Kendaraan

– E-KTP pemilik baru;

– STNK asli dan fotokopi;

– SKKP (notis pajak kendaraan);

– BPKB asli dan fotokopi;

– Bukti alih kepemilikan, seperti kwitansi pembelian bermaterai.

Khusus balik nama, kini tak lagi dikenai tarif bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Untuk itu, biaya pengurusan balik nama bisa jadi lebih murah. Meski begitu, saat mengurus balik nama kendaraan bekas, tetap ada biaya yang harus dikeluarkan. 

Yang dibebaskan hanya BBNKB, sementara pajak kendaraan bermotor (PKB) dan biaya seperti SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), serta biaya administrasi STNK dan administrasi pelat nomor tetap dibayarkan.

Biaya-biaya yang Diperlukan

Penghapusan bea balik nama kendaraan bekas ini berlaku di semua provinsi di Indonesia. Kebijakan itu merupakan amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). 

Tertulis pada Pasal 12 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 2022, Objek BBNKB adalah penyerahan pertama atas Kendaraan Bermotor. Artinya, yang kena balik nama adalah kendaraan baru, sedangkan kendaraan bekas tak lagi kena bea balik nama.

Meski begitu, saat mengurus balik nama kendaraan bekas, tetap ada biaya yang harus dikeluarkan. Yang dibebaskan hanya BBNKB, sementara pajak kendaraan bermotor (PKB) dan biaya seperti SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), serta biaya administrasi STNK dan administrasi pelat nomor tetap dibayarkan.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang jenis dan tarif PNBP Polri, secara umum ada beberapa jenis pungutan saat balik nama kendaraan. Berikut biaya yang diperlukan untuk balik nama kendaraan bekas:

– Bea balik nama kendaraan bermotor: Rp 0.

– Pajak Kendaraan Bermotor dan Opsen: PKB dan opsen tergantung dengan kendaraannya. Anda bisa melihat/memperkirakan besaran PKB di lembar STNK. Bisa juga cek besaran pajak kendaraan di situs resmi badan pendapatan daerah masing-masing. Jika ada keterlambatan pembayaran pajak sebelumnya, maka akan ada denda PKB.

– SWDKLLJ: Rp 35.000 untuk sepeda motor dan Rp 143.000 untuk kendaraan roda empat yang bukan angkutan umum seperti sedan, pick up atau jip. Jika ada keterlambatan pembayaran pajak sebelumnya, maka akan ada denda SWDKLLJ.

– Biaya penerbitan STNK: Rp 100.000 untuk kendaraan roda dua atau roda tiga, dan Rp 200.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih.

– Biaya penerbitan Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) atau pelat nomor: Rp 60.000 untuk kendaraan roda dua atau roda tiga dan Rp 100.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih.

– Biaya penerbitan BPKB: Rp 375.000 untuk mobil dan Rp Rp 225.000 untuk kendaraan roda dua atau roda tiga, dan Rp 375.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih.

Kalau kendaraan bekas sebelumnya terdaftar di wilayah yang berbeda, maka perlu proses mutasi. Berdasarkan PP No. 76 Tahun 2020, biaya penerbitan surat mutasi kendaraan bermotor ke luar daerah sebesar Rp 150.000 untuk sepeda motor dan Rp 250.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih.

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Lainnya

Promo Special Rate Yaris Cross

Dipublish pada 1 July 2023 | Dilihat sebanyak 1.139 kali | Kategori: Promo, Uncategorized

Hai AutoFamily! Toyota All New Yaris Cross telah hadir untuk membawa kenyamanan dan kesan aktif dalam perjalanan, dengan mesin baru yang lebih efisien, All New Yaris Cross memberikan performa yang responsif dan hemat bahan bakar. Segera miliki SUV ini dengan bunga ringan... selengkapnya

Jangan Tunggu Bahaya Kenali Tanda Kampas Rem Mobil Habis

Dipublish pada 22 August 2025 | Dilihat sebanyak 1.161 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Kampas rem adalah salah satu komponen vital yang sering luput dari perhatian. Padahal, fungsinya krusial untuk menjaga keselamatan saat berkendara. Kalau kampas rem sudah mulai aus tapi tetap dibiarkan, risikonya bisa sangat berbahaya. Kenali sejak awal tanda kampas rem mobil... selengkapnya

Cara Berkendara Hemat Bahan Bakar di Kehidupan Sehari-hari

Dipublish pada 25 September 2025 | Dilihat sebanyak 1.048 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Mengelola pengeluaran bahan bakar jadi salah satu hal penting bagi pengemudi, apalagi di era harga BBM yang fluktuatif. Dengan penerapan strategi yang tepat, konsumsi bahan bakar bisa lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan berkendara. Berikut beberapa tips berkendara hemat bahan bakar... selengkapnya

Dicky Irawan
Senior Sales Executive
Call
Whatsapp