Info Promo Harga Kredit Toyota Palembang

Viral di social media, seorang anak mengeluarkan anggota tubuh dari sunroof mobil saat melintas di jalan tol. Padahal terdapat bahaya yang mengintai meskipun sudah hati-hati sekalipun, seperti yang dijelaskan oleh Kompas.com.
Aktivitas mengeluarkan anggota tubuh dari sunroof saat mobil melaju merupakan tindakan yang sangat berbahaya. Sejatinya, sunroof berfungsi sebagai area melihat pemandangan di atas mobil dan sirkulasi udara ketika dibuka. Berikut beberapa alasan dilarang mengeluarkan anggota tubuh di sunroof bahkan di kecepatan rendah seklipun:
1. Terkena Benda Asing
Rata-rata mobil di jalan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga Anda tidak pernah tahu di depan ada apa. Bisa pohon, kabel, atau benda lain. Termasuk benda yang terlempar seperti kerikil yang sangat berbahaya jika kena kepala. Bahkan ada kasus ban truk yang ‘terbang’ akibat lepas.
2. Terlempar Saat Pengereman
Situasi ini yang sangat berbahaya jika memaksakan untuk mengeluarkan anggota tubuh dari sunroof ketika mobil melaju. Begitu pengereman mendadak, tubuh yang tidak menggunakan seatbelt akan terlempar ke depan yang dapat berakibat fatal.
3. Mengganggu Pengguna Jalan Lainnya
Mengeluarkan anggota tubuh di sunroof juga dapat mengganggu pengguna jalan lain. Mereka bisa saja melakukan pengereman mendadak karena kaget atau khawatir terjadi sesuatu. Teralihnya perhatian juga dapat memicu masalah baru yakni tabrakan beruntun.
4. Melanggar Aturan Lalu Lintas
Penumpang wajib duduk di dalam mobil dan menggunakan seatbelt untuk keselamatan di jalan. Tidak menggunakan sabuk pengaman saja sudah merupakan pelanggaran, apalagi sampai mengeluarkan anggota tubuh meskipun situasi aman.
5. Pengemudi Menjadi Tidak Fokus
Penumpang yang mengeluarkan anggota akan mengurangi fokus pengemudi karena berdiri di konsol tengah. Selain itu, di area tersebut ada perangkat berkendara seperti tuas transmisi dan rem parkir. Jelas akan berbahaya jika sampai kakinya menyenggol tuas atau tombol di area pengemudi.
Airbag punya peran sangat penting dalam menjaga keselamatan penumpang saat terjadi kecelakaan. Sehingga, keberadaan perangkat keamanan pasif ini sudah menjadi kewajiban di mobil penumpang Toyota yang dipasarkan di Indonesia. Meski begitu, airbag tidak dapat berfungsi maksimal kalau Anda tidak paham... selengkapnya
Hai AutoFamily! Mulai perjalanan elegan yang penuh dengan kenyamanan bersama Toyota New Alphard. Dengan berbagai fitur keselamatan (safety sense) seperti Pre-Collusion System, Adaptive Cruise Control, Lane Department Alert, Rear Cross Traffic Alert, Digital Rear View Mirror dan AHB. Toyota New... selengkapnya
Pemerintah Indonesia melakukan perubahan skema pajak di industri otomotif. Untuk mobil hybrid (Hybrid Electric Vehicle/HEV), ada insentif PPnBM sebesar 3% supaya harganya lebih terjangkau masyarakat. Saat ini, mobil hybrid atau Hybrid Electric Vehicle (HEV) merupakan xEV yang paling populer dan... selengkapnya
Belum ada komentar