HUBUNGI SALES REKOMENDASI DEALER TOYOTA PALEMBANG DICKY TELP 0823-0662-2000 ATAU WA 0823-0662-2000 INFO PROMO TOYOTA TERBAIK WILAYAH PALEMBANG & SEKITARNYA. INFO TEST DRIVE, CASHBACK, DISKON, UPDATE HARGA TERBARU, KREDIT DP & CICILAN RINGAN NEGO SAMPAI JADI.
Beranda » Artikel Toyota » Pengemudi Wajib Mematuhi Marka Jalan Supaya Lalu Lintas Tertib dan Mencegah Kecelakaan

Pengemudi Wajib Mematuhi Marka Jalan Supaya Lalu Lintas Tertib dan Mencegah Kecelakaan

Dipublish pada 4 September 2024 | Dilihat sebanyak 890 kali | Kategori: Artikel Toyota

Keberadaan berbagai jenis marka jalan memiliki peranan yang sangat penting di jalur lalu lintas. Dasar hukum rambu-rambu di atas jalan ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 67 Tahun 2018. Untuk mengetahui apa saja marka jalan dan arti marka jalan yang ada, berikut penjelasannya.

Dikutip dari Kompas.com, marka jalan berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas. Dalam marka jalan terkandung aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan yang wajib dipatuhi meskipun hanya tertera di atas aspal.

Tanpa marka jalan, maka jalan yang dilalui kendaraan dengan intensitas tinggi dapat membuat situasi arus lalu lintas jadi kacau. Tanpa marka, anomali (penyimpangan) pasti terjadi dan membuka ruang terjadinya permasalahan lalu lintas antara lain kecelakaan.

Dengan adanya marka jalan, lalu lintas menjadi tertib menyesuaikan dengan keberadaan marka yang dipasang di jalan. Dengan adanya marka jalan, secara otomatis dapat mencegah anomali gerakan lalu lintas supaya tertib dan lancar.

Misalkan, marka membujur garis utuh memerintahkan pengguna jalan tidak boleh mendahului kendaraan lain di depannya. Marka garis serong (chevron) memerintahkan pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan karena ada pertemuan dua lajur, percabangan dua lajur, out ramp, pintu masuk tol, dan sebagainya.

Ada juga marka segi empat warna kuning memerintahkan pengguna jalan untuk tidak berhenti pada marka tersebut demi kelancaran atau penumpukan arus pada persimpangan. Dari berbagai jenis dan fungsi marka subtansinya sama untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas.

Kendati jenis dan fungsi marka jalan sudah diatur dalam undang-undang, dalam kenyataannya pelanggaran marka masih cukup tinggi. Pelanggaran tersebut terjadi karena ada yang belum paham tentang fungsi marka, tapi pada umumnya karena kurang disiplin. Apabila pengguna jalan disiplin sudah barang tentu lalu lintas akan tertib.

 

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Lainnya

7 Cara Menentukan Mobil Paling Irit BBM, Ada yang Tembus 31 KM per Liter

Dipublish pada 5 June 2024 | Dilihat sebanyak 856 kali | Kategori: Artikel Toyota

Menggunakan mobil yang hemat bahan bakar adalah salah satu cara untuk mengontrol pengeluaran dan menjaga lingkungan. Namun, memilih mobil yang benar-benar hemat BBM perlu ketelitian agar tidak ‘tertipu brosur’ Setiap pabrikan mobil tentu menawarkan mobil yang mereka klaim hemat BBM,... selengkapnya

Komponen Penyemprot Bahan Bakar dalam Sistem Mesin Modern

Dipublish pada 20 August 2025 | Dilihat sebanyak 1.001 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Dalam perkembangan teknologi otomotif, sistem bahan bakar menjadi salah satu sektor yang mengalami transformasi besar. Jika sebelumnya karburator menjadi andalan, kini sistem injeksi telah mengambil alih sebagai solusi yang lebih efisien dan presisi. Di balik sistem injeksi ini, terdapat komponen... selengkapnya

Kendaraan Hybrid dengan Biaya Perawatan Rendah, Hemat dan Ramah Lingkungan

Dipublish pada 5 March 2025 | Dilihat sebanyak 1.470 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo

Mobil hybrid kini menjadi pilihan utama bagi banyak pengendara yang menginginkan kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan. Salah satu keuntungan terbesar adalah biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Bagaimana bisa kendaraan hybrid lebih hemat dalam perawatan?... selengkapnya

Dicky Irawan
Senior Sales Executive