HUBUNGI SALES RESMI DEALER TOYOTA PALEMBANG DICKY TELP 0823-0662-2000 ATAU WA 0823-0662-2000 INFO PROMO TOYOTA TERBAIK WILAYAH PALEMBANG & SEKITARNYA. INFO TEST DRIVE, CASHBACK, DISKON, UPDATE HARGA TERBARU, KREDIT DP & CICILAN RINGAN NEGO SAMPAI JADI.
Beranda » Artikel Toyota » Potensi Bahaya Speeding atau Ngebut di Jalan, Pengemudi Wajib Memahami Risikonya

Potensi Bahaya Speeding atau Ngebut di Jalan, Pengemudi Wajib Memahami Risikonya

Dipublish pada 11 July 2024 | Dilihat sebanyak 577 kali | Kategori: Artikel Toyota

Kecepatan adalah faktor penting dalam berkendara, namun pengemudi sering tergoda untuk melampaui batasan kecepatan yang ditetapkan. Speeding adalah istilah yang mengacu pada perilaku mengemudi kendaraan melebihi batas kecepatan yang ditetapkan.  

Dikutip dari Astraotoshop.com, melakukan pelanggaran kecepatan memiliki konsekuensi hukum. Ketika tertangkap melanggar batas kecepatan, pengemudi akan dihadapkan pada tilang. Yang paling serius, adalah kecelakaan yang berbahaya bagi para pengguna jalan.

Untuk menghindari pelanggaran kecepatan, penting bagi pengemudi untuk mematuhi batas kecepatan yang ditetapkan. Batas kecepatan minimal adalah 60 km/jam dan maksimal 80 km/jam di jalan tol perkotaan. Sementara jalan tol luar kota, batas kecepatan minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam.

Pelanggaran batas kecepatan maksimal di jalan tol menjadi pemicu kecelakaan yang cukup besar. Faktor penyebab kecelakaan utama yaitu pengemudi, diikuti oleh kendaraan dan lingkungan. Untuk faktor pengemudi, over speed atau ngebut mencatat kasus paling besar dari total jumlah kecelakaan.

Tunnel Vision Ketika Ngebut

Memacu mobil dengan kecepatan tinggi atau ngebut hingga melebihi batas kecepatan sangat berbahaya. Ketika memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi atau melampaui batas kecepatan maksimal, bisa menyebabkan pandangan pengemudi menjadi tunnel vision.

Tunnel vision merupakan kondisi dimana fokus pandangan pengemudi hanya pada satu titik di depan saja, sedangkan pandangan kanan kiri menjadi blur (tidak jelas). Dalam kondisi tersebut, ketika ada pengendara lain yang masuk di jalur yang sama bisa membuat Anda kaget.

Anda bisa melakukan tindakan refleks yang membahayakan seperti mengerem mendadak atau pindah lajur padahal kondisi tidak memungkinkan. Jelas sangat berbahaya jika terjadi saat kecepatan tinggi, apalagi ditambah jalan licin.

Mobil Belum Tentu Dapat Dikendalikan

Selain itu, belum tentu mobil Anda dapat melakukan manuver di kecepatan tinggi. Seperti pengereman mendadak yang membutuhkan keandalan komponen rem mobil. Atau pindah lajur yang membutuhkan dukungan kinerja kemudi, suspensi dan ban.

Ketika mobil tidak mendukung akibat spesifikasi yang kurang pas seperti memakai MPV yang bongsor, atau ada penurunan kondisi parts mobil seperti ban aus atau rem bocor, maka ada potensi masalah seperti mobil tergelincir atau rem blong.

Kemahiran Pengemudi Berbeda

Kemahiran setiap pengemudi tidak sama sehingga reaksi yang dilakukan bisa berbeda dan berbahaya. Anda yang sudah berpengalaman 10 tahun mengemudi tentu berbeda dengan pengemudi pemula. Tentu cara merespons masalah di jalan pun berbeda sehingga hasilnya juga tidak sama.

Kondisi Jalan Kurang Mendukung

Semakin berbahaya jika terjadi di jalur pegunungan yang naik-turun. Jalan seperti ini membutuhkan kemahiran berkendara yang baik dan kondisi kendaraan yang prima. Salah satu yang sering terjadi adalah rem mobil blong karena overspeed.

Jangan lupa kondisi jalan tol sekalipun tidak luput dari lubang dan jalan berlombang yang berbahaya jika dilewati dengan kecepatan tinggi. Risikonya fatal, mulai dari kerusakan kaki-kaki mobil hingga kecelakaan karena mobil tidak terkendali.

Desain Jalan Sesuai Keamanan Berkendara

Keberadaan jalan sudah dirancang sedemikian rupa dan disesuaikan dengan keamanan kendaraan. Jalan dirancang untuk kecepatan tertentu, baik lebar maupun konturnya. Untuk itu, setiap jalan pasti ada rambu mengenai batas kecepatan maksimum yang aman.

Pengguna Jalan Lain Kurang Tertib

Masih banyak pengguna jalan yang mengemudi ugal-ugalan. Seperti pindah lajur seenaknya tanpa memastikan situasi di belakang aman. Ada pula pengemudi yang berkendara terlalu pelan sehingga berisiko kena tabrak dari belakang.

Untuk itu, demi keselamatan berkendara di jalan, patuhi aturan dan rambu lalu lintas yang telah ditetapkan. Terutama batas kecepatan sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kondisi Mobil Belum Tentu Prima

Kondisi komponen mobil bisa turun akibat usia pakai atau penggunaan mobil yang kurang apik. Hal itu bisa membuat kemampuan mobil melaju di kecepatan tinggi dapat berkurang sehingga memicu kecelakaan. Solusinya adalah servis berkala di bengkel resmi Toyota untuk mempertahankan kondisi mobil.

 

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Lainnya

Toyota Customization Option Untuk New Raize, Berikan Tampilan yang Makin Sport dan Dinamis, Tingkatkan Fungsionalitas Mobil di Jalan

Dipublish pada 2 February 2026 | Dilihat sebanyak 202 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Dengan dukungan mesin yang dilengkapi teknologi turbo, New Raize dirancang untuk memberikan performance dan handling yang fun to drive, namun tetap dengan penggunaan bahan bakar yang efisien. Toyota ingin memenuhi kebutuhan dan lifestyle di tingkat harga yang reasonable, serta meningkatkan... selengkapnya

PROMO SEPTEMBER CERIA

Dipublish pada 11 September 2023 | Dilihat sebanyak 678 kali | Kategori: Promo, Uncategorized

Dapatkan Penawaran Spesial September Ceria! Melayani Konsultasi Pembelian Tunai , Kredit & Tukar tambah Fast Respon Hubungi: Dicky Irawan Auto2000 Tjg Api Api Wa/Telp: 0823 0662 2000 selengkapnya

Risiko Sering Gonta-ganti Bensin, Sebaiknya Gunakan yang Sesuai Rekomendasi Toyota

Dipublish pada 20 April 2026 | Dilihat sebanyak 358 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Bagi pemilik kendaraan, sebaiknya jangan sering gonta-ganti BBM atau bensin yang justru bisa menimbulkan masalah serius bagi performa dan keawetan mesin mobil dalam jangka panjang. Hal ini tentu sangat merugikan Anda mengingat potensi biaya perbaikan yang besar. Dikutip dari Liputan6.com, mobil-mobil... selengkapnya

Dicky Irawan
Senior Sales Executive