HUBUNGI SALES REKOMENDASI DEALER TOYOTA PALEMBANG DICKY TELP 0823-0662-2000 ATAU WA 0823-0662-2000 INFO PROMO TOYOTA TERBAIK WILAYAH PALEMBANG & SEKITARNYA. INFO TEST DRIVE, CASHBACK, DISKON, UPDATE HARGA TERBARU, KREDIT DP & CICILAN RINGAN NEGO SAMPAI JADI.
Beranda » Artikel Toyota » Tekan Konsumsi Bensin, Uji Emisi Memastikan Kondisi Mesin Hybrid EV Toyota Tetap Prima dan Efisien

Tekan Konsumsi Bensin, Uji Emisi Memastikan Kondisi Mesin Hybrid EV Toyota Tetap Prima dan Efisien

Dipublish pada 28 June 2026 | Dilihat sebanyak 440 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured

Berbeda dengan mobil listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) yang sepenuhnya hanya mengandalkan motor listrik, mobil hybrid atau Hybrid Electric Vehicle (HEV) masih menggunakan mesin pembakaran dalam (ICE) berbahan bakar bensin.

Mesin bensin pada Hybrid EV Toyota bertugas untuk mengisi ulang baterai yang menggerakkan motor listrik. Tugas lainnya adalah bersinergi dengan motor listrik dalam menyalurkan tenaga ke roda saat dibutuhkan, seperti waktu cruising di jalan tol, menanjak, atau mendahului kendaraan lain.

Dikutip dari Pressroom Toyota Indonesia, Hybrid EV Toyota masih memproduksi gas buang Karbon Monoksida (CO), Karbon Dioksida (CO2), Nitrogen Dioksida (NO2), dan Hidrokarbon (HC). Gas CO dalam kadar tertentu, terbilang bahaya kalau sampai masuk ke dalam sistem pernapasan manusia.

Selain itu, CO2 merupakan gas yang mempunyai dampak berbahaya yang memberikan pengaruh terhadap pemanasan global. NO2 dapat pula mengakibatkan gangguan saluran pernapasan dan perih di mata. HC berasal dari proses pembakaran yang tidak sempurna berupa sisa-sisa uap mesin yang tidak terbakar.

 

Hybrid EV Tekan Emisi dan Konsumsi Bensin

Hybrid EV sanggup menekan emisi kendaraan menjadi sangat rendah berkat adanya motor listrik yang bersinergi dengan mesin bensin. Motor listrik pada HEV Toyota, membuat operasional mesin bensin semakin jarang, bahkan sama sekali tidak bekerja ketika mode EV (Electric Vehicle) diaktifkan.

Mesin tetap mati ketika mobil berhenti seperti di tengah kemacetan, sepanjang kapasitas baterai memadai. Alhasil, emisi yang dikeluarkan sangat rendah yang diklaim mencapai sekitar 50% dari kadar di mesin bensin dengan kapasitas setara.

Dampak positif lainnya adalah konsumsi bensin turun mengingat mesin pembakaran dalam semakin jarang beroperasi, khususnya di tengah kemacetan jalan atau pada kecepatan rendah. Tidak heran bila New Veloz Hybrid EV bisa mencatat konsumsi bensin seirit 28,9 km/liter berdasarkan pengujian sebuah media otomotif.

 

Uji Emisi Jaga Kondisi Mesin Mobil Hybrid Toyota

Uji emisi bisa menjadi indikator kesehatan mesin mobil hybrid. Hasi pengujian gas buang yang berada di bawah ambang batas yang ditentukan pemerintah, menandakan mesin mobil dalam kondisi prima. Selain tentunya menjaga kondisi lingkungan berkat rendahnya emisi yang dikeluarkan.

Ambang batas emisi kendaraan bermotor jenis bensin di Indonesia berpatokan pada parameter CO 1,5% Vol dan HC 200 ppm Vol. Lebih dari itu, artinya mobil Anda butuh perhatian di sektor mesin supaya lulus uji emisi.

Anda dapat uji emisi 6 bulan sekali saat servis berkala di bengkel resmi Toyota. Karena sekalian servis berkala, tidak ada biaya yang dikenakan untuk uji emisi. Anda tetap dapat melakukan uji emisi di luar waktu servis berkala dimana biayanya dapat ditanyakan kepada service advisor yang bertugas di bengkel resmi Toyota.

Selain mencegah produksi gas buang yang berlebihan, uji emisi dimanfaatkan pula untuk mengecek kondisi mesin mobil. Jika ternyata kadar emisi melampaui ambang batas, berarti ada komponen mesin bermasalah sehingga memicu pembakaran yang tidak sempurna.

Pembakaran yang sempurna sanggup menekan angka CO karena minimnya endapan karbon sisa pembakaran di ruang bakar. Busi dan koil yang prima membuat pembakaran selalu optimal, sementara angka Air Fuel Ratio (AFR) juga harus mendekati ideal untuk menjaga performa dan kehematan mesin, serta menurunkan kadar gas buang.

 

Reduksi Emisi Kendaraan dengan Servis Berkala

Servis berkala memastikan hasil uji emisi berada di bawah ambang batas sehingga kinerja mesin selalu efisien. Selain tentunya memastikan konsumsi bensin selalu hemat sebagai salah satu keunggulan Hybrid EV Toyota.

Tidak kalah penting, servis berkala dapat segera mendeteksi potensi masalah agar dapat diambil langkah perbaikan. Dengan begitu, biaya lebih besar karena kerusakan semakin berat atau mobil mogok dapat dihindari.

Servis berkala memastikan klaim garansi tidak gugur jika terjadi kerusakan karena rekaman perawatan dan perbaikan mobil tercatat dengan baik. Servis berkala ikut membuat harga jual kembali mobil tetap terjaga karena track record-nya dapat dicek oleh calon pembeli sebagai bukti Anda serius merawat mobil.

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Lainnya

Sebab Mesin Mobil Hybrid Toyota Punya Efisiensi Tinggi, Bikin Hybrid EV Sangat Irit Bensin dan Emisinya Sangat Rendah

Dipublish pada 19 March 2025 | Dilihat sebanyak 1.970 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo

  Pemerintah memberikan insentif PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) mobil hybrid sebesar 3% untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap mobil ramah lingkungan tersebut. Saat ini, mobil hybrid atau Hybrid Electric Vehicle (HEV) merupakan xEV yang paling populer dan relevan di Indonesia. Salah satu... selengkapnya

Penyebab Mesin Mobil Bergetar dan Dampaknya terhadap Performa

Dipublish pada 9 February 2026 | Dilihat sebanyak 687 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Performa kendaraan yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh tenaga mesin, tetapi juga oleh kestabilan saat dikendarai. Salah satu keluhan yang sering dialami pemilik kendaraan adalah mesin mobil bergetar, baik saat langsam maupun ketika melaju. Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal... selengkapnya

Strategi Elektrifikasi Toyota Global

Dipublish pada 13 September 2024 | Dilihat sebanyak 1.257 kali | Kategori: Artikel Toyota

Pada bulan Desember 2021 yang lalu, Toyota Motor Corporation (TMC) mengumumkan komitmen serta strategi perusahaan terkait kendaraan elektrifikasi sebagai salah satu upaya praktis dalam pencapaian netralitas karbon. Strategi ini disampaikan langsung oleh Presiden TMC, Akio Toyoda dengan penekanan bahwa Toyota... selengkapnya

Dicky Irawan
Senior Sales Executive
Call
Whatsapp