HUBUNGI SALES RESMI DEALER TOYOTA PALEMBANG DICKY TELP 0823-0662-2000 ATAU WA 0823-0662-2000 INFO PROMO TOYOTA TERBAIK WILAYAH PALEMBANG & SEKITARNYA. INFO TEST DRIVE, CASHBACK, DISKON, UPDATE HARGA TERBARU, KREDIT DP & CICILAN RINGAN NEGO SAMPAI JADI.
Beranda » Artikel Toyota » Tips Berkendara Nyaman Tanpa Drama di Jalan, Jaga Emosi dan Pastikan Mobil dalam Kondisi Prima

Tips Berkendara Nyaman Tanpa Drama di Jalan, Jaga Emosi dan Pastikan Mobil dalam Kondisi Prima

Dipublish pada 24 January 2026 | Dilihat sebanyak 551 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo, Uncategorized

Banyak masalah timbul ketika Anda mengemudi di jalan, seperti saling serobot yang bisa berakibat pertengkaran. Atau ada pengguna jalan lain yang tidak patuh aturan lalu lintas sehingga mengganggu ketertiban di jalan. Akibatnya timbul masalah seperti serempetan atau bahkan tabrakan.

Hati-hati jangan sampai terjadi keributan karena ada sanksi hukumnya, apalagi kalau sampai ada perusakan mobil milik orang lain. Supaya terhindar dari pertikaian, berikut tips cara mengendalikan emosi di jalan yang bisa diterapkan.

Berkendara di jalan raya tidak hanya soal keahlian mengemudi, tetapi juga soal etika dan kesabaran. Nusa Toyota merangkum beberapa tips berkendara nyaman tanpa drama agar perjalanan Anda makin menyenangkan dan selamat sampai tujuan.

  1. Jangan Memotong Jalan Secara Mendadak

Seringkali terjadi kecelakaan karena pengendara tiba-tiba memotong jalan kendaraan lain tanpa memberi tanda. Selain membahayakan diri sendiri, Anda juga bisa membahayakan pengendara lain. Pastikan selalu mengamati spion dan memberikan jarak aman sebelum pindah lajur.

  1. Selalu Gunakan Lampu Sein Saat Belok atau Bermanuver

Lampu sein bukan hanya formalitas, melainkan cara berkomunikasi penting di jalan raya. Dengan menyalakan lampu sein sebelum belok atau berpindah jalur, Anda memberi tahu pengendara di sekitar tentang niat. Ini dapat mencegah tabrakan dan memberi kesempatan bagi pengendara lain untuk mengantisipasi manuver Anda.

  1. Redam Emosi dan Ego di Jalan

Jalanan bukan arena adu kecepatan atau adu gengsi. Mengalah di jalan raya bukan berarti kalah, tetapi justru mencerminkan kedewasaan berkendara. Hindari membalas pengendara ugal-ugalan atau terpancing emosi oleh situasi macet. Fokus pada keselamatan diri dan penumpang lebih utama daripada memenangkan ego sesaat.

  1. Hindari Mengemudi Agresif

Mengemudi agresif dapat mencelakakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Saat dikemudikan secara agresif, mobil biasanya bergerak liar, hal ini tidak dapat terbaca oleh pengguna jalan lain. Beruntung jika orang lain cukup sabar, tapi jika tidak, maka Anda bisa jadi sasaran kemarahan orang lain.

  1. Jangan Terburu-buru

Untuk menghindari mengemudi agresif, berangkatlah lebih awal sehingga tidak perlu memacu kendaraan. Berkendara dengan kecepatan yang sewajarnya tentu akan lebih aman dan membuat Anda lebih rileks serta mudah mengendalikan mobil.

  1. Menjaga Kesabaran di Jalan

Pasang niat untuk menjadi orang yang sabar sebelum berkendara. Camkan dalam hati, bahwa Anda akan menjadi orang yang baik, sabar dan tidak akan marah-marah di jalan. Ini penting karena akan menjadi pengingat saat mulai terpancing emosi.

  1. Redam Amarah Meski Benar

Pahamilah bahwa kesalahan orang lain di jalan sangat mungkin terjadi, baik dengan niat maupun tanpa disengaja. Anda juga sangat mungkin melakukan kesalahan di tengah situasi jalan yang padat. Tahanlah amarah, walau Anda yakin berada di pihak yang benar dan orang lain salah. 

  1. Beri Jalan Saat Ada yang Ingin Mendahului

Saat ada mobil lain yang ingin mendahului, berikan jalan karena dia ingin lebih cepat. Tidak ada gunanya mementingkan ego lalu merasa kesal karena didahului mobil lain. Hal tersebut juga menjaga dari risiko kecelakaan akibat tidak memberikan jalan pada orang yang menyalip.

  1. Beri Tanda yang Sopan

Saat butuh mendahului kendaraan lain, beri tanda yang sopan dengan klakson secukupnya. Jangan berlaku angkuh dengan bunyi klakson yang mengintimidasi dan menyerobot dengan agresif. Itu dapat memancing emosi pengemudi lain dan malah menginjak pedal gas lebih dalam.

  1. Pikirkan Kerugian Materi dan Korban Jiwa

Langkah ini cukup efektif untuk membantu Anda meredam emosi di jalan. Bayangkan tabungan Anda terkuras untuk memperbaiki mobil hanya karena mengikuti nafsu amarah di jalanan. Apalagi kalau sampai terlibat kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

  1. Fokus pada Perjalanan

Menyadari pentingnya konsentrasi saat berkendara adalah kunci untuk mengelola emosi. Cobalah untuk memfokuskan pikiran Anda sepenuhnya pada perjalanan dan situasi lalu lintas, alih-alih membiarkan pikiran terjebak dalam masalah pribadi atau pekerjaan.

Fokus yang baik dapat membantu mengurangi dampak emosi negatif terhadap kemampuan mengemudi. Anda tidak mudah marah dan mengurangi potensi mengemudi sembarangan lantaran tidak dapat mengendalikan rasa kesal.

  1. Perhatikan Kondisi Mobil

Lakukan servis berkala di bengkel resmi Toyota untuk menjaga kondisi mobil. Dengan terjaganya kondisi mobil, Anda terhindar dari risiko masalah akibat mesin yang tiba-tiba mogok atau AC rusak. Mobil juga dapat dikendalikan dengan baik dan mengurangi stres.

Teknik-teknik di atas akan membantu menjaga fokus dan keselamatan, serta membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman. Ingatlah, keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada keterampilan mengemudi, tetapi juga pada kemampuan mengelola emosi dengan baik.

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Lainnya

Tidak Hanya Teknik Memutar Kemudi, Ada Hal Lain Harus Diperhatikan Saat Mengemudi Mobil, Pegang Setir dengan Airbags Ada Caranya

Dipublish pada 30 November 2024 | Dilihat sebanyak 761 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo

Driver airbags yang berada di tengah setir membuat Anda harus memperhatikan cara memegang setir yang tepat. Airbags merupakan fitur keamanan pasif yang berperan penting sebagai bantalan tubuh bagian atas jika mobil mengalami tabrakan. Cara memegang setir yang salah dapat berakibat... selengkapnya

Selain Cairan Rem, Cek Juga Kampas Rem: Tanda Kampas Rem Mobil Aus dan Harus Diganti Supaya Tidak Blong Setelah Libur Nataru dan Imlek

Dipublish pada 5 February 2025 | Dilihat sebanyak 577 kali | Kategori: Artikel Toyota, Featured, Info Cicilan Toyota, Promo

Setelah memeriksa cairan rem setelah libur Nataru dan Imlek, jangan lupa sekalian memeriksa kondisi kampas rem, baik pada rem cakram maupun rem tromol. Kampas rem yang dalam kondisi prima memastikan mobil dapat mengurangi laju dengan baik, khususnya di situasi darurat.... selengkapnya

Serangan Karat di Musim Hujan, Perhatikan Pemicu dan Bagian Mobil yang Rentan Diserang, Ada Solusi Untuk Mencegahnya

Dipublish pada 6 January 2025 | Dilihat sebanyak 718 kali | Kategori: Artikel Toyota, Promo

Karat adalah masalah umum yang dapat merusak mobil, baik dari segi penampilan maupun integritas strukturalnya karena dapat membuat bodi mobil keropos. Karat terjadi akibat reaksi kimia atau oksidasi antara besi dengan air dan oksigen. Dikutip dari Tempo.co, karat yang tidak terdeteksi,... selengkapnya

Dicky Irawan
Senior Sales Executive